Proses & metode

Delayed coking

Delayed coking mengubah residu berat kilang menjadi hidrokarbon lebih ringan sambil mengendapkan kokas padat dalam bejana penahan.

Energi1 rujukanProfil diperbarui
Proses & metode
Peta fungsi teknologi: Delayed cokingMasukan: Residu petroleum berat, panas, dan air pemotong. Bagian: Coke drum; Sistem pemotong air. Keluaran: Produk ringan serta kokas petroleum. Bagian dikelompokkan menurut fungsi, bukan urutan perakitan.MASUKANResidu petroleum berat, panas,dan air pemotong.BAGIAN FUNGSIONALCoke drumMenahan umpan dan menampungkokas.Sistem pemotong airMengeluarkan kokas padat daridrum.KELUARANProduk ringan serta kokaspetroleum.
Peta fungsi teknologi

Diagram konseptual dari masukan, fungsi bagian, dan keluaran dalam profil. Susunan kotak tidak menunjukkan urutan perakitan atau posisi fisik.

Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data

Bagaimana cara kerjanya?

Umpan dipanaskan lalu ditahan dalam coke drum agar perengkahan berlangsung. Kokas menumpuk dan dipotong dengan air; pengalihan umpan ke drum lain memungkinkan pembersihan dan reaksi bergantian.

Rujukan penjelasan

Bagian penyusun

  1. 01

    Coke drum

    Menahan umpan dan menampung kokas.

  2. 02

    Sistem pemotong air

    Mengeluarkan kokas padat dari drum.

Masukan dan keluaran

01 / Masukan

Residu petroleum berat, panas, dan air pemotong.

02 / Keluaran

Produk ringan serta kokas petroleum.

Parameter teknis

Informasi dengan rujukan belum tersedia untuk bagian ini. Profil ini tidak menyajikan spesifikasi angka untuk model tertentu atau nilai yang berlaku bagi seluruh keluarga teknologi.

Versi dan status

Profil membahas konsep atau kategori teknologi; versi implementasi tertentu belum ditetapkan.

Status terbit profil berbeda dari status produksi, dukungan, atau sertifikasi perangkat.

Penerapan dan keterbatasan

  • Pengolahan residu kilang.

Batas cakupan

Penumpukan kokas memerlukan pergantian drum dan tahap pengeluaran padatan.

Teknologi yang terhubung

Buka peta teknologi

Dasar penjelasan

Penjelasan asli bahasa Indonesia disusun dengan pemeriksaan rujukan primer oleh agen AI. Belum ditinjau ahli. Baca metodologi dan batas pemeriksaan. Ringkasan standar tidak menggantikan teks normatif; ilustrasi konseptual tidak menjadi bukti konfigurasi model.