Perangkat & sistem

Generator termoelektrik radioisotop

Generator termoelektrik radioisotop memakai panas peluruhan bahan radioaktif untuk menghasilkan listrik pada sistem eksplorasi ruang angkasa.

Energi1 rujukanProfil diperbarui
Perangkat & sistem
Peta fungsi teknologi: Generator termoelektrik radioisotopMasukan: Panas peluruhan radioaktif Bagian: Sumber radioisotop; Susunan termoelektrik. Keluaran: Listrik dan panas tersisa Bagian dikelompokkan menurut fungsi, bukan urutan perakitan.MASUKANPanas peluruhan radioaktifBAGIAN FUNGSIONALSumber radioisotopMemberikan panas melaluipeluruhan.Susunan termoelektrikMengubah beda suhu menjadilistrik.KELUARANListrik dan panas tersisa
Peta fungsi teknologi

Diagram konseptual dari masukan, fungsi bagian, dan keluaran dalam profil. Susunan kotak tidak menunjukkan urutan perakitan atau posisi fisik.

Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data

Bagaimana cara kerjanya?

Sumber radioisotop memanaskan satu sisi pasangan termoelektrik. Sisi lain membuang panas ke lingkungan; pasangan yang tersusun seri mengubah beda temperatur menjadi arus tanpa mekanisme berputar.

Rujukan penjelasan

Bagian penyusun

  1. 01

    Sumber radioisotop

    Memberikan panas melalui peluruhan.

  2. 02

    Susunan termoelektrik

    Mengubah beda suhu menjadi listrik.

Masukan dan keluaran

01 / Masukan

Panas peluruhan radioaktif

02 / Keluaran

Listrik dan panas tersisa

Parameter teknis

Informasi dengan rujukan belum tersedia untuk bagian ini. Profil ini tidak menyajikan spesifikasi angka untuk model tertentu atau nilai yang berlaku bagi seluruh keluarga teknologi.

Versi dan status

Profil membahas konsep atau kategori teknologi; versi implementasi tertentu belum ditetapkan.

Status terbit profil berbeda dari status produksi, dukungan, atau sertifikasi perangkat.

Penerapan dan keterbatasan

  • Daya wahana antariksa

Batas cakupan

Sistem membutuhkan sumber radioisotop serta rancangan termal untuk mempertahankan beda temperatur.

Teknologi yang terhubung

Buka peta teknologi

Dasar penjelasan

Penjelasan asli bahasa Indonesia disusun dengan pemeriksaan rujukan primer oleh agen AI. Belum ditinjau ahli. Baca metodologi dan batas pemeriksaan. Ringkasan standar tidak menggantikan teks normatif; ilustrasi konseptual tidak menjadi bukti konfigurasi model.