Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Apertur teleskop yang lebih besar dibatasi massa serta kemampuan fabrikasi cerminnya. Proyek ini mengusulkan sistem komposit yang menyatukan bahan syntactic dengan foil nikel electroformed. Gabungan ditujukan memperoleh keseimbangan sifat massa, struktur, termal, dan optik yang sulit dipenuhi satu bahan konvensional. Rancangan juga mempertimbangkan proses pembuatan yang lebih cepat serta murah. Penelitian berfokus pada sistem material dan manufakturnya sebagai dasar cermin antariksa besar, dengan manfaat kinerja harus dinilai pada komponen yang dibuat.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Goddard Space Flight Center
- Program
- Small Business Innovation Research/Small Business Tech Transfer
- Periode proyek
- 2005-01-21 → 2006-01-23
Klasifikasi NASA
- TX08.2.1 — Mirror Systems
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
Nilai TRL belum tersedia pada catatan yang diakses.
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Nickel-Syntactic Hybrid Mirrors, Phase I ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 01/27/25
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.