Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Pembelokan atau perubahan bentuk cermin yang cepat dibutuhkan untuk penyetelan laser, pemindaian, dan koreksi citra. Proyek ini mengembangkan aktuator magnetostriktif yang memanfaatkan perubahan bentuk material dalam medan magnet. Bentuk batang komposit dan film tipis pada kantilever silikon telah menjadi dasar uji kelayakan awal. Pengembangan berikutnya merencanakan optimasi film serta pembangkit medan, pembuatan prototipe cermin, dan pengujian setelah integrasi ke laser yang dapat disetel serta penerima lidar.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Goddard Space Flight Center
- Program
- Small Business Innovation Research/Small Business Tech Transfer
- Periode proyek
- 2005-09-12 → 2007-09-11
Klasifikasi NASA
- TX08.1.1 — Detectors and Focal Planes
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
Nilai TRL belum tersedia pada catatan yang diakses.
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: High Speed Magnetostrictive MEMS Actuated Mirror Deflectors, Phase II ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 01/27/25
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.