Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Sensor diusulkan melengkapi sistem visual inframerah ketika kabut, gerimis, atau hujan ringan membatasi pandangan. Receiver digital berbasis FPGA diperluas untuk beamforming serta interferometri waktu nyata. Tahap awal menguji performa melalui simulator point-target berketelitian tinggi pada beberapa medan dan skenario penerbangan. Data kemudian ditujukan bagi antarmuka ground-collision avoidance, dengan kemampuan penghindaran bahaya penuh tetap memerlukan integrasi kendali dan validasi di luar simulasi konsep sensor.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Remote Sensing Solutions, Inc.
- Program
- Small Business Innovation Research/Small Business Tech Transfer
- Periode proyek
- 2013-05-23 → 2013-11-23
Klasifikasi NASA
- TX02.2.2 — Aircraft Avionics Systems
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: The Phased Array Terrain Interferometer (PathIn): A New Sensor for UAS Synthetic Vision and Ground Collision Avoidance ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 02/13/26
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.