Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
DSS merencanakan infrastruktur mass production untuk Integrated Modular Blanket Assembly dan Standard Power Module. Proses meliputi glassing, stringing, laydown, serta validasi pengujian pada blanket fleksibel ringan dengan peralatan komersial. Otomatisasi ditujukan menghasilkan mutu berulang dan pengurangan biaya tenaga kerja. Pengembangan mendemonstrasikan alur produksi, dengan keuntungan affordability tetap harus dinilai pada hasil panel, bukan hanya keberadaan robot. Sasaran aplikasi termasuk array misi ilmu serta eksplorasi berdaya besar dan propulsi listrik surya.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Deployable Space Systems, Inc
- Program
- Small Business Innovation Research/Small Business Tech Transfer
- Periode proyek
- 2014-04-29 → 2018-09-30
Klasifikasi NASA
- TX03.1.1 — Photovoltaic Electrical Power
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Automated High-Volume Manufacturing of Modular Photovoltaic Panel Assemblies for Space Solar Arrays ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 01/22/26
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.