Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Sub-aperture polishing dapat menimbulkan ketidakrataan mid-spatial frequency yang menurunkan performa optik. Proses yang diusulkan menggunakan langkah full-aperture VIBE diikuti smoothing untuk mengurangi kesalahan tersebut. Pengembangan merancang permukaan freeform dan hologram ukur yang mudah diselaraskan, lalu mencari parameter smoothing sebelum produksi presisi. Pada setiap tahap, kesalahan figure dan MSF diperiksa. Pendekatan ini menghubungkan proses pelepasan material dengan metrologi, sehingga penurunan irregularity tidak hanya disimpulkan dari tampilan permukaan akhir.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Optimax Systems, Inc.
- Program
- Small Business Innovation Research/Small Business Tech Transfer
- Periode proyek
- 2014-06-20 → 2014-12-19
Klasifikasi NASA
- TX08.2.1 — Mirror Systems
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Manufacture of Free-Form Optical Surfaces with Limited Mid-Spatial Frequency Error ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 01/22/26
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.