Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
ACT menghubungkan sumber panas melalui heat exchanger dan series LHP yang masing-masing menerima pengaturan heating atau cooling. Turndown ratio tinggi ditujukan menghindari radiator maksimum bekerja berlebih pada environment dingin atau load rendah. System dapat dikonfigurasi sesuai parameter misi dengan teknologi yang sudah diperagakan sebagai dasar. Pengembangan menargetkan keandalan serta power dan mass lebih rendah, sementara manfaat integrated harus diukur. Independent kendali bukan dianggap memberi suhu ideal otomatis tanpa penilaian interaksi loop serta kebutuhan umpan balik.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Advanced Cooling Technologies, Inc.
- Program
- Small Business Innovation Research/Small Business Tech Transfer
- Periode proyek
- 2014-06-20 → 2014-12-19
Klasifikasi NASA
- TX14.2.3 — Heat Rejection and Storage
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Variable Heat Rejection Loop Heat Pipe radiator ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 01/22/26
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.