Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Reflektor dikroik mengumpulkan radiasi yang berguna bagi fotosintesis lalu menyalurkannya ke ruang tanaman melalui sistem optik. Spektrum di luar kebutuhan tanaman diteruskan ke perangkat seperti sel fotovoltaik berbandgap rendah untuk menghasilkan listrik. Daya tersebut direncanakan mendukung pencahayaan tambahan atau operasi fasilitas. Prototipe darat mengintegrasikan konsentrator surya, kabel serat optik, panel pencahayaan, ruang pertumbuhan, dan modul penyiraman. Pengujian fungsi serta kinerja mendahului pengembangan prototipe rekayasa bagi kebutuhan produksi pangan misi antariksa.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Physical Sciences, Inc.
- Program
- Small Business Innovation Research/Small Business Tech Transfer
- Periode proyek
- 2015-06-17 → 2015-12-17
Klasifikasi NASA
- TX06.3.5 — Food Production, Processing, and Preservation
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Solar Plant Growth System for Food Production in Space Exploration Missions ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 01/22/26
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.