Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Sistem STICT menggunakan penyemprotan manual atau otomatis untuk membentuk lapisan seragam dengan permukaan aerodinamis halus. Hasil awal dilaporkan memperlihatkan performa termal yang lebih baik daripada busa poliuretan pada densitas areal sebanding. Pengembangan meneliti aerogel hibrida dan dopan yang meningkatkan kompatibilitas dengan pengikat atau busa organik. Pengurangan bahan pengembang volatil serta ketahanan retak dan debonding menjadi sasaran untuk menekan kemungkinan pelepasan insulasi selama ascent, dengan komposisi disesuaikan menurut beban aplikasi.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Marshall Space Flight Center
- Program
- Small Business Innovation Research/Small Business Tech Transfer
- Periode proyek
- 2006-12-04 → 2008-11-30
Klasifikasi NASA
- TX14.2.4 — Insulation and Interfaces
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
Nilai TRL belum tersedia pada catatan yang diakses.
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Sprayable Thermal Insulation for Cryogenic Tanks, Phase II ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 01/27/25
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.