Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Deteksi wake vortex dapat membantu penilaian jarak aman antar pesawat, tetapi perangkat LIDAR udara harus lebih sederhana daripada sistem darat. Proyek ini memakai laser Q-switched pasif berfrekuensi tunggal dengan fiber delay-line untuk menyederhanakan penerima. Studi pemodelan juga menelaah pengamatan pusaran sepanjang sumbu LIDAR, bukan hanya dari samping. Karena sebagian gerak pusaran tegak lurus berkas, pelebaran sinyal balik koheren dipertimbangkan sebagai indikator. Kajian ditujukan untuk menentukan kelayakan rancangan bagi pemasangan pesawat komersial.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Langley Research Center
- Program
- Small Business Innovation Research/Small Business Tech Transfer
- Periode proyek
- 2009-01-22 → 2009-07-22
Klasifikasi NASA
- TX08.1.5 — Lasers
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
Nilai TRL belum tersedia pada catatan yang diakses.
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Low-Cost LIDAR for Wake Vortex Detection, Phase I ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 01/27/25
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.