Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Tangki komposit dapat menghemat massa, tetapi paparan dingin menimbulkan retak mikro yang membatasi pemanfaatannya. Proyek memodifikasi struktur serta morfologi polimer epoksi bersama penambahan material berskala nano. Tahap awal menargetkan demonstrasi kelayakan pada komposit berpenguat serat. Pekerjaan berikutnya memperluas ke sistem epoksi dan serat lain untuk filament winding, termasuk tangki tanpa liner. Pencegahan retak serta ketahanan benturan tetap merupakan sifat yang harus dibuktikan melalui material dan struktur yang dikembangkan.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Marshall Space Flight Center
- Program
- Small Business Innovation Research/Small Business Tech Transfer
- Periode proyek
- 2009-01-22 → 2009-07-22
Klasifikasi NASA
- TX14.1.1 — In-Space Propellant Storage and Use
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
Nilai TRL belum tersedia pada catatan yang diakses.
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: A Nanocomposite Approach to Microcrack Prevention in Composite Cryotanks, Phase I ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 01/27/25
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.