Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Stanford serta JPL memanfaatkan transistor InAlN/GaN dan resonator III-V yang telah menunjukkan potensi thermal. Penggabungan resonator ditujukan memperoleh frequency readout lebih akurat daripada satu clock, dengan temperature-coefficient dapat dirancang. Program membuat serta menguji timing unit pada suhu tinggi. Target improvement besar dan operasi panas merupakan tujuan, bukan jaminan setiap resonator memiliki kestabilan sama. Metode juga berpotensi bagi geothermal atau combustion, tetapi perlu dicocokkan dengan aging, pengemasan, serta noise lingkungan aplikasi.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Stanford University
- Program
- Hot Operating Temperature Technology
- Periode proyek
- 2017-05-15 → 2019-05-14
Klasifikasi NASA
- TX05.4.1 — Timekeeping and Time Distribution
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Passively Compensated Low-Power Chip-Scale Clocks for Wireless Communication in Harsh Environments ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 12/02/25
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.