Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Konsep wahana membawa laser berdaya tinggi dan spektrometer inframerah yang disuplai fotovoltaik. Pemanasan titik pada permukaan batuan menimbulkan penguapan tanpa sengaja diarahkan untuk memecah seluruh molekul. Radiasi termal dari titik panas melewati plume sehingga garis serapannya dapat dibaca untuk memperkirakan komposisi. Penelitian menggunakan sumber pencahayaan buatan tersebut sebagai pelengkap metode spektroskopi lain, dengan kemampuan pengamatan dari orbit tetap menjadi tujuan rancangan sistem.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- California Polytechnic State University-San Luis Obispo
- Program
- NASA Innovative Advanced Concepts
- Periode proyek
- 2017-04-01 → 2019-03-31
Klasifikasi NASA
- TX14.1.3 — Thermal Conditioning for Sensors, Instruments, Samples, and High-Efficiency Electric Motors
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Remote Laser Evaporative Molecular Absorption Spectroscopy Sensor System ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 12/18/25
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.