Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Konsep ini memakai penetrator yang menerima material melalui bukaan hidung menuju inti sampel. Energi tumbukan digunakan untuk menembus batuan dan membantu mengeluarkan wadah sampel kembali dari lokasi benturan. Penelitian memodelkan sudut datang, kekerasan, serta kekasaran permukaan, lalu merencanakan pengujian laboratorium dan prototipe lapangan. Subsistem pemulihan masih dikembangkan secara konseptual dengan pelokalan radar dan pengambilan elektromagnetik, sehingga demonstrasi mencakup pengumpulan, pelepasan, serta pengembalian wadah ke muatan utama.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- University of Washington-Seattle Campus
- Program
- Planetary Instrument Concepts for the Advancement of Solar System Observations
- Periode proyek
- 2017-07-01 → 2020-06-30
Klasifikasi NASA
- TX08.3.4 — Environment Sensors
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Sample Return Instrumentation for Small Solar System Bodies ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 08/22/25
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.