Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Proyek HRS mengembangkan terrain-relative navigation dan absolute localization melalui registration otomatis antara observasi rover dan peta seperti digital elevation model orbital. Algoritme yang sebelumnya diuji pada data rekaman diperbaiki serta diintegrasikan ke robot perangkat lunak dan middleware RAPID. Tahap lanjutan menempatkan pemrosesan pada rover agar berjalan onboard secara waktu nyata, lalu mengujinya dalam kondisi lapangan realistis. Pengembangan ditujukan untuk gerak jarak jauh atau medan sulit ketika komunikasi terbatas dan beacon maupun GPS tidak tersedia sebagai acuan lokasi.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Johnson Space Center
- Program
- Game Changing Development
- Periode proyek
- 2012-10-01 → 2014-09-01
Klasifikasi NASA
- TX04.2.4 — Surface Mobility
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Human Robotic Systems (HRS): Extreme Terrain Mobility: Advanced Mobility Navigation Software ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 02/21/24
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.