Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Penggantian electrolyte cair yang mudah terbakar diarahkan mengurangi kebocoran dan memberi pilihan desain lebih fleksibel. SPNE dikembangkan agar penghantaran ion tetap cukup sambil menjaga contact serta ketahanan terhadap perubahan elektroda. Program menghubungkan kebutuhan energi dengan keselamatan, bukan sekadar meningkatkan capacity bahan. Non-flammability disebut sebagai character target material, sehingga tidak dinyatakan menghilangkan semua risiko fire pada battery lengkap. Validasi electrolyte harus dipadankan dengan anode, cathode, dan kondisi charge-discharge yang sesuai.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Glenn Research Center
- Program
- Center Innovation Fund: GRC CIF
- Periode proyek
- 2017-10-01 → 2018-09-30
Klasifikasi NASA
- TX03.2.1 — Electrochemical Storage: Batteries
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Novel Solid Polymer Nanocomposite Electrolyte to Enable Lithium Metal Safely Cycling for Next Generation High Energy Battery ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 12/18/25
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.