Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan NASA TechPort. Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Sensatek menggabungkan sensor resonator gelombang mikro, transceiver, dan antena khusus untuk pembacaan nirkabel. Rancangan suhu memakai patch reflektif, sedangkan pengukuran tekanan memakai resonator evanescent-mode. Material keramik tahan suhu dan korosi dipilih bagi lingkungan ekstrem, dengan nanopartikel diteliti untuk mengurangi ukuran. Pengembangan menilai kemampuan pengukuran permukaan maupun jalur gas yang sulit dijangkau, sehingga kebutuhan kabel serta sumber daya tambahan dapat dikurangi bila kelayakan sistem berhasil dibuktikan.
Konteks pengembangan
- Institusi pemimpin
- Sensatek Propulsion Technology, Inc
- Program
- Small Business Innovation Research/Small Business Tech Transfer
- Periode proyek
- 2018-07-27 → 2019-08-26
Klasifikasi NASA
- TX13.4.5 — Operations, Health, and Maintenance for Ground and Surface Systems
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
TRL adalah tingkat kesiapan teknologi yang dilaporkan penerbit, pada skala 1–9. Nilai target akhir menunjukkan sasaran. Status “Completed” berarti proyek telah selesai menurut pencatatan NASA; status tersebut tidak membuktikan bahwa seluruh sasaran kinerja telah tercapai.
Batas informasi
Profil ini menjelaskan ruang lingkup riset dari catatan penerbit. Target pengembangan dan TRL akhir bukan bukti keberhasilan, ketersediaan produk, atau kelayakan penerapan. Tinjauan ahli dan pengujian performa independen belum dilakukan.
Dasar profil
- NASA TechPort: Wireless Passive Nanoparticle based Intelligent Sensor System for Extreme Environments ↗
NASA TechPort · Pembaruan sumber 01/22/26
Diakses 2026-10-13. Rujukan primer dengan atribusi. Uraian Indonesia adalah parafrasa editorial; hak dokumen dan aset upstream mengikuti pemiliknya.