Tanggal dan TRL menurut catatan penerbit. Akhir periode dan target bukan bukti hasil riset.
Teknologi · CC BY 4.0 · Sumber data
Apa tujuan dan pendekatan risetnya?
Profil ini merangkum ruang lingkup proyek yang dipublikasikan National Science Foundation (NSF). Sumber diakses . Uraian pendekatan dan manfaat menyatakan tujuan pengembangan, kecuali sumber secara khusus melaporkan hasil.
Solver multifisika domain waktu mengadaptasi ADI serta iterative correction untuk meningkatkan kecepatan sambil menjaga akurasi. Model menelusuri HEMT, bilayer 2DEG, superlattice, dan geometri slow-wave guna memprediksi gain, daya, serta bandwidth. Optimasi numerik kemudian memandu fabrikasi, dengan cold-test Ka-band dan prototipe W-band sebagai tahap validasi. Amplifikasi pada 0,1–3 THz merupakan target konsep, bukan kemampuan prototipe yang sudah didemonstrasikan.
Konteks pengembangan
- Institusi penerima pada catatan
- University of Nebraska-Lincoln
- Program
- EPMQD: Electronic, Photonic, M
- Periode pendanaan tercatat
- 2023-09-01 → 2027-08-31
Proyek kolaboratif beberapa institusi diwakili oleh satu catatan penghargaan. Institusi di atas adalah penerima pada catatan tersebut.
Klasifikasi NSF
- Directorate for Engineering
- Electrical, Communications, & Cyber Systems
Label penerbit dipertahankan sebagai konteks. Bidang katalog merupakan pengelompokan editorial.
Apa yang diketahui tentang statusnya?
Catatan NSF tidak melaporkan tingkat kesiapan teknologi (TRL). Status pendanaan aktif atau berakhir bukan bukti keberhasilan riset.
Batas informasi
Profil merangkum tujuan dan pendekatan dalam abstrak pendanaan NSF. Status pendanaan tidak membuktikan keberhasilan riset, kesiapan teknologi, atau ketersediaan produk. Hasil dan performa belum diverifikasi secara independen; tinjauan ahli belum dilakukan.
Dasar profil
- NSF Award: Semiconductor-based Terahertz Traveling Wave Amplifiers for Monolithic Integration ↗
National Science Foundation (NSF) · Amendemen tercatat 08/01/2023
Diakses 2026-10-14. Metadata penghargaan dan abstrak publik NSF menjadi dasar parafrasa editorial Indonesia. Dokumen dan aset lain mengikuti hak pemiliknya.